Minggu, 05 Februari 2012

Organ Tubuh Manusia


Wah uda pada tau belom kalo Tubuh kita memiliki Jam Kerja ato Jam Piket dimana Lambung,Limpa,Jantung,Hati dll memiliki jam nya masing- masing ,


LAMBUNG (Jam 07.00 – 09.00) – Jam piket organ lambung
Sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.

LIMPA (Jam 09.00 – 11.00) – Jam piket organ limpa
Kuat dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.

JANTUNG (Jam 11.00 – 13.00) – Jam piket organ jantung
Kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.

HATI (Jam 13.00 – 15.00) – Jam piket organ hati
Lemah. Bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat, maka tubuh, kuat untuk menangkal semua penyakit.

PARU-PARU (Jam 15.00 – 17.00) – Jam piket organ
Paru-paru lemah, diperlukan istirahat tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.

GINJAL Jam (17.00 – 19.00) – Jam piket organ ginjal
Kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

LAMBUNG Jam (19.00 – 21.00) – Jam piket organ lambung
Lemah, sebaiknya tidak mengkonsumsi makan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah selesai makan.

LIMPA (Jam 21.00 – 23.00) – Jam piket organ limpa
Lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa untuk meningkatkan imunitas.

JANTUNG (Jam 23.00 – 01.00) – Jam piket organ jantung
Lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

HATI (Jam 01.00 – 03.00) – Jam piket organ hati kuat Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

PARU-PARU (Jam 03.00 – 05.00) – Jam piket organ
Paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat, menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

USUS BESAR (Jam 05.00 – 07.00) – Jam piket organ usus
Kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.



Nah,sobat kalau udah tau tentang sistem kerja organ tubuh kita mari kita jaga dengan baik,agar sesuatu yang tidak di inginkan tidak akan terjadi,,


SEMOGA BERMANFAAT


mohon di like ya :)

                                                                                                                                                                                  









Ketika Sakit Merupakan Nikmat dan Anugerah



sakit?
Apa yang kalian rasakan?
Senang, gembira, sedih, jengkel, atau…?

Tahukah temen-teman, bahwa sakit yang menimpa kita, penderitaan yang kita alami, kesempitan yang kita rasakan, kesulitan yang menggelisahkan, … ; merupakan kenikmatan dan anugerah yang diberikan Allah kepada kita?
Yang kenikmatan ini tidak diberikan kepada setiap orang dan setiap saat….
Bagaimana mungkin? Nggak masuk akal ya?
Jangan keburu percaya, jangan tergesa-gesa mempercayai sesuatu sebelum Anda memperoleh penjelasan mengenai hal tersebut!
Simak dulu tulisan berikut:

Ketika sakit menghampiri kita, ada dua hal yang mesti kita ingat:
1. Bahwa sakit yang kita alami ini datang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ”Tiada sesuatupun bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi menyombongkan diri.” (Al-Hadid:22-23)

2. Bahwa sakit itu baik bagi kita.
Di balik sakit yang kita alami, terdapat hikmah dan faidah yang besar, yang itu baik dan bermanfaat untuk kita. Tentunya apabila ketika sakit itu datang kita hadapi dengan kesabaran. Diantara hikmah dan faidahnya adalah:

a. Diampuni dosa dan kesalahan
”Setiap musibah yang menimpa mukmin, baik berupa wabah, rasa lelah, penyakit, rasa sedih, sampai kekalutan hati, pasti Allah menjadikannya pengampun dosa-dosanya.” (HR. Bukhari-Muslim)

”Tidaklah seorang Muslim ditimpa gangguan berupa penyakit dan lain-linnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.” (Bukhari-Muslim)

b. Ditinggikan derajatnya
”Tidaklah seorang mukmin tertusuk duri atau yang lebih kecil dari duri, melainkan ditetapkan baginya satu derajat dan dihapuskan darinya satu kesalahan.” (Diriwayatkan Muslim)

Dari Aisyah, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):
”Tidaklah seorang Mukmin itu tertimpa penyakit encok sedikit pun, melainkan Allah menghapus darinya satu kesalahan, ditetapkan baginya satu kebaikan dan ditinggalkan baginya satu derajat.” (Ditakrij Ath-Thabrani dan Al-Hakim. Isnadnya Jayyid)

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):
”Sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan di sisi Allah, namun tidak ada satu amal yang bisa menghantarkannya ke sana. Maka Allah senantiasa mencobanya dengan sesuatu yang tidak disukainya, sehingga dia bisa sampai ke kedudukan itu.” (Ditakhrij Abu Ya’la, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)

c. Pembuka jalan ke Surga
”Allah Subhanahu berfirman: ‘Hai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keridhaan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meridhai pahala bagimu selain surga.”’ (Ditakhrij Ibnu Majah; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)
Wahai Saudaraku, bukankah sakit merupakan bagian dari musibah?

d. Keselamatan dari api neraka
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, bahwa beliau menjenguk seseorang yang sedang sakit demam, yang disertai Abu Hurairah. lalu beliau bersabda (yang artinya):
 ”Bergembiralah, karena Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Inilah neraka-Ku. Aku menganjurkannya menimpa hamba-Ku yang mukmin di dunia, agar dia jauh dari neraka pada hari akhirat.” (Ditakhrij Ahmad, Ibnu Majah, dan AL-Hakim. Menurut Syaikh Albani: isnadnya shahih)

e. Menjadikan kita ingat kepada Allah dan kembali kepada-Nya
Biasanya ketika seseorang dalam keadaan sehat wal afiat, suka tenggelam dalam kenikmatan dan syahwat. Menyibukkan diri dalam urusan dunia dan melalikan Allah, yang tidak jarang terjerumus dalam kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika Allah mencobanya dengan sakit atau musibah lain, dia akan ingat kepada Allah, bertobat, dan kembali memenuhi hak-hak Allah yang telah dia tinggalkan.

Dari Abdurrahman bin Sa’id, dari bapaknya, dia berkata, ”Aku bersama Salman menjenguk orang yang sedang sakit di Kandah. Tatkala Salman memasuki tempat tinggalnya, dia berkata, ”Bergembiralah, karena sakitnya orang mukmin itu akan dijadikan Allah sebagai penebus dosanya dan penyebab kewaspadaannya. Sedangkan sakitnya orang fajir itu laksana keledai yang diikat pemiliknya, kemudian dia melepaskannya kembali, namun keledai itu tidak tahu mengapa ia diikat dan mengapa ia dilepas.”

Maksudnya, penyakit itu merupakan penebus dosa bagi orang mukmin dan penyebab taubat dan kesadarannya dari kelalaian. Berbeda dengan orang-orang fajir, yang tetap durhaka, tidak terpengaruh oelah penyakitnya dan tidak mua kembali kepada Rabb-nya. Dia tidak tahu kalau penyakit itu menimpa dirinya, agar dia sadar dari kelalaian dan agar kembali kepada kebenaran. Ibaratnya seekor keledai yang dipegang dan diikat, kemudian dilepas kembali, namun ia tidak tahu mengapa ia diikat lalu dilepas lagi.

f. Mengingatkan kepada nikmat yang telah diberikan Allah
Sakit dapat mengingatkan kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan ketika kita dalam keadaan sehat, dengan demikian kita semakin bersyukur kepada Allah. Seorang penyair berkata: ”Seseorang tidak mengenal tanda-tanda sehat selagi dia belum tertimpa sakit.”

g. Mengingatkan keadaan orang-orang yang sakit
Allah menimpakan sakit kepada kita agar kita mengingat saudara-saudara kita yang sedang sakit, yang selama ini mereka kita lalaikan, sehingga kita kembali sadar dan terketuk hati kita untuk memenuhi hak-hak sauadara kita yang sedang sakit tersebut, seperti: mengunjunginya, membantu keperluannya, meringankan musibahnya, menghiburnya, membantukan mencarikan obat, mendoakannya, dll.

h. Mensucikan hati dari berbagai penyakit
Keadaan yang sehat bisa mengundang seseorang untuk bersikap sombong, bangga dan taajub kepada diri sendiri, sebab dalam keadaan seperti itu dia bebeas berbuat apa saja. Namun ketika sakit dataang menjenguknya, penderitaan menimpa dirinya, maka jiwanya bisa melunak, sifat-sifat sombong, takabur, dengki, membanggakan diri; dapat menjadi hilang sehingga akhirnya ia tunduk dan pasrah kepada Allah serta tekun beribadah kepada-Nya.

i. Menjadikan kita sabar
Abdul Malik bin Abjar berkata: ”Setiap orang pasti mendapat cobaan afiat, untuk dilihat apakah dia bersyukur, atau mendapat bencana untuk dilihat apakah dia bersabar.”

Wahai Saudaraku!
Bukankah faidah dan hikmah yang kita dapatkan ketika sakit sangat besar? Bukankah itu merupakan kenikmatan dan anugerah? Tidakkah engkau ingin mendapatkannya?
Karena itu, Bersabarlah!

Engkau memperoleh kesempatan memperoleh janji-janji tersebut di atas….jangan sia-siakan kesempatan emas tersebut!

Semakin berat penderitaan, semaikin pahala dilipatkan
Sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu berkata: Saya menjenguk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sedangkan beliau sedang menahan sakit karena demam, saya berkata: ”Wahai Rasulullah, sungguh engkau kelihatan sedang menahan rasa sakit yang berat?” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: ”Benar, sesungguhnya saya sedang menahan sakit sebagaimana dua orang di antara kalian.”
Abdullah berkata: Saya berkata: ”Hal itu karena engkau mendapatkan dua pahala.” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: ”Benar”, kemudian beliau melanjutkan:
”Tidak ada seorang muslim tertimpa musibah baik itu sakit atau lainnya kecuali Allah menghapus kesalahan-kesalahnnya sebagaimana pohon menjatuhkan daunnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

Hadits di atas memberikan penjelasan kepada kita bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menetapkan bahwa apabila penyakit bertambah berat maka pahalanya dilipatgandakan dan pelipatgandaan ini terus meningkat sampai terhapusnya kesalahan-kesalahan semuanya. Dengan kata lain beliau berkata: Beratnya penyakit mengangkat derajat, menghapuskan kejelekan-kejelekan tanpa tersisa.

Apabila kita memahami hal ini, yaitu rasa sakit atau musibah lainnya dapat menghapus dosa kita dan mengangkat derajat kita; maka hendaklah kita bersabar dan ridho terhadap hal tersebut agar kita mendapatkan apa yang dijanjikan Allah terhadap orang yang bersabar:
”Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran:146)
”Sesungguhnya hanya kepada orang-orang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-Zumar:10)
”Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan): ‘Keselamatan atas kesabaranmu.’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (ar-Raad: 23-24)

Apakah ini bukan suatu kemuliaan? Bukankah ini merupakan derajat yang tinggi? Tidakkah kita menginginkan sakit yang kita alami menjadi suatu kenikmatan dan anugerah yang besar?
Jangan biarkan semua janji-janji tersebut…hilang begitu saja….
Jangan biarkan…kesempatan sudah ada di depan mata, namun kita tak sanggup meraihnya….
Klo hal ini terjadi pada kita… Innalillahi wa inna ilaihi raji’un….
tak ada kata lain yang pantas..selain: Saya mendapat musibah besar karena tidak mampu memanfaatkan kesempatan emas dengan adanya musibah yang ada pada saya…

Jika kamu tidak mengetahui maka itu adalah musibah, jika kamu mengetahuinya maka musibahnya lebih besar lagi….
Jika kamu tidak tahu bahwa di balik sakit ada kenikmatan yang besar, ada janji-janji Allah yang menggiurkan…itu adalah suatu musibah;
Jika kamu mengetahui hal ini (keutamaan-keutamaan sakit jika bersabar) namun luput dari memperoleh janji-janji Allah ini …, maka ini adalah musibah yang sangat besar.

”Sungguh unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka (hal itu) merupakan kebaikan baginya.” (HR.Muslim)

Semoga bermanfaat, Allahu A’lam.
 







7 CARA ALAMI MENGHILANGKAN JERAWAT

Bermasalah dengan jerawat?jangan khawatir,bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kamu ternyata juga ampuh mengatasi jerawat.Berikut 7  tips alami mengatasi jerawat yang perlu kamu coba.

 1Lemon/Jeruk nipis +air Mawar
Lemon,Jeruk nipis dan buah-buah sebangsanya kaya akan citric acid yang baik untuk memindahkan sel-sel kulit yang mati penyebab jerawat.Caranya yaitu dengan mencampurkan jus/perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah.Biarkan selama 10-15 menit,lalu bilas dengan air  hangat.Penerapan terapi ini harus dilakukan secara rutin dan konsisten setiap hari selama 15 hari.

     2. Putih Telur
Putih telur berfungsi untuk membantu mengurangi minyak di wajah yang seringkali menyebabkan timbulnya jerawat.Caranya,ambil putih telurnya saja.kocok sebentar,lalu oleskan ke wajah dan diamkan selama 15 menit.
3.   .    Tomat
Buah yang satu ini selain bagus untuk kesehatan mata juga cukup efektif menghilangkan komedo hitam(blackheads).Yang pertama harus dilakukan adalah mengiris tomat menjadi dua lalu oleskan ke seluruh wajah yang berjerawat.Biarkan selama 15menit – 1 jam,kemudian bilas.
4.     Lidah BUaya
Ambil satu lembar daun lidah buaya,potong beberapa bagian dan kelupas kulit luarnya.Lalu oleskan di bagian yang berjerawat,dan lakukan ini tiap pagi dan sore.Jika kamu rajin,jerawat akan mongering dan mengelupas selama 3 hari.Bekas jerawat yang mebandel juga dapat menggunakan cara ini.
5.    .   Bawang Putih
Cara ini ada 2 pilihan.Pertama,dengan menumbuk 2 siung atau lebih  bawang putih hingga cukup halus lalu di oleskan ke bagian wajah yang berjerawat.Diamkan selama 10 menit lalu bilas.
Sedangkan cara kedua adalah dengan memakan 1 siung atau lebih bawang putih setiap hari.
6.    . Selalu bersihkan  wajah
Jaga kebersihan wajah.Untuk kamu yang selalu aktif dan berurusan dengan debu di jalan,rajin-rajinlah membersihkan muka sebelum atau sesudah beraktivitas.
7.      .Perbanyak makan sayuran dan buah
Sebagian konsumsi dari dalam,perbanyaklah makan sayuran dan air putih.Konsumsi buah yang mengandung air juga dapat menjadi alternative dalam merawat wajah dari dalam.Karena kandungan yang terdapat dalam buah dan sayuran bussa menjadikan wajah kita bersih dan berseri.

                                                                                                                         

Sabtu, 10 Desember 2011

ISMU


 Assalamu'alaikum....
Hai teman-teman semua….!!!!!
Di sini kami akan menjelaskan tentang ekskul kami, yaitu ISMU…!!!!!!
           


Ada yang tau gak, ISMU itu singkatan dari apa?????
Yah, ISMU SMPN 1 BALEENDAH adalah singkatan dari Ikatan Siswa Miftahul ‘Uluum.  ISMU ini sendiri mengandung arti yakni kunci ilmu .
Organisasi ini didirikan di Baleendah pada tanggal 27 April 1997 oleh Kang Adi Irawan dan Kang Agus Nandar.
Adapun tujuan didirikannya ekskul ini, yaitu :
1.     Siswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan agama Islam.
2.    Siswa dapat mengamalkan ajaran Islam secara istiqomah.
3.    Siswa menjadi teladan dalam lingkungan sekolah dan keluarga.

Di organisasi ini pembinaannya lebih di fokuskan ke keagamaannya, akan tetapi meskipun demikian materinya juga sering di selipi oleh ilmu pengetahuan yang lain nya,di sini juga kita bisa seru-seruan,juga belajar sambil bermain agar tidak menjadi jenuh…
Selain pembinaan di dalam, ISMU juga mengadakan pembinaan di luar yakni diantaranya dengan hiking dan Baksos ( bakti sosial),
Pada organisasi ini terdapat Forum Alumni Ismu(FA) yang dimna bermanfaat untuk menjalin silaturahmi antara alumni dengan anggota ismu itu sendiri.jika ingin mengetahui tentang FA kunjungi aja situs ini.


Dalam ekskul ISMU ada Remaja Mesjid ekskul ini yang dibilang ‘INDEPENDENT’ dan tidak bernaung pada organisasi lain. 
instruktur ismu yakni Bu Erma Mardiah dan Kang Rully, Ketua Fini afianti, Sekertaris Rafa Rumaisya, dan bendaharanya Diana Ambarwati.

seperti organisasi yang lainnya Ismu juga mengadakan kegiatan pengukuhan anggota atau yang lebih terkenal dengan pelantikan anggota baru yang di namakan Kholwah.
Selain itu Ismu juga mengadakan kegiatan Mabit,yakni Malam Bina Iman dan Taqwa.
selain kegiatan di atas ada juga kegiatan yang lainnya yang tidak mungkin bisa di jelaskan satu per satu…

oh ia ini adalah Pesan Kang Rully(instruktur Ismu) buat anggota ISMU yaitu :
1.     Harus lebih dekat kepada ALLAH SWT
2.    Harus bisa memberi manfaat buat diri sendiri dan orang lain



               Teman-teman lihat  deh….!!!!
Foto di samping ini adalah beberapa dari anggota ISMU loh…
Mereka narsis-narsis juga yah……!!!!!




Sabtu, 15 Oktober 2011

 Syair adalah salah satu jenis puisi lama dan yang harus di ketahui teman-teman bahwa syair itu berasal dari Persia (sekarang Iran) dan telah dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam. Kata syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang berarti perasaan. Kata syu’ur berkembang menjadi kata syi’ru yang berarti puisi dalam pengertian umum.

ciri-ciri bentuk Syair
a. Merupakan puisi terikat.
b. Rangkap : jumlah baris serangkap tetap yaitu 4 baris. Setiap baris dalam rangkap merupakan idea atau maksud atau isi cerita syair itu.  Ini bermakna syair tidak mempunyai pembayang seperti pantun.  Cerita dalam setiap baris dalam serangkap itu perlu bersambungan dari satu rangkap ke satu rangkap untuk membawa kesatuan yang lengkap bagi keseluruhan syair tersebut
c. Perkataan :  bilangan perkataan sebaris tetap iaitu 4-5 perkataan sebaris
d. Sukukata :  Bilangan sukukata sebaris juga tetap iaitu antara 8-12 sukukata dalam sebaris
e. Rima:  Rima  akhir dalam serangkap juga tetap iaitu a/a/a/a 


Teman-Teman agar kalian bisa lebih memahaminya lagi coba simak syair  berikut yang di buat oleh saya dan teman-teman saya ini.

                 Berawal dari sebuah pertemuan
                 Kau menatapku dengan senyuman 
                 Lalu terjalin sebuah hubungan
                 Sebuah hubungan pertemanan

          Hatiku deg-degan saat kau menyapa
         Senyumanmu buat ku terpesona
         Ternyata rasa itu mulai ada
         Aku pun bermaksud menyapanya.




      
                  Awalnya aku tak pernah menduga
                  Ternyata kau telah bersama dirinya
                 Hanya rasa sakit yang kurasa
                  Aku hanya bisa memendam rasa.


Teman,nah itu contoh syair cuman bertema kan cinta,,